A. Pengertian Prestasi Diri
Prestasi
diri adalah hasil usaha yang dicapai dari segala usaha yang telah
dikerjakan dan merupakan puncak dari pengembangan potensi diri baik
karena hasil belajar, bekerja/berlatih keterampilan dalam bidang
tertentu. Berprestasi dapat dilakukan di berbagai aspek kehidupan,
antara lain
Aspek politik
Misalnya seseorang mampu mengelola sebuah partai kecil menjadi partai besar pemenang pemilu.
Aspek ekonomi
Misalnya
seseorang mampu menjalankan usahanya. Keberhasilan itu dapat diperoleh
berkat pengerahan daya dan kekuatan dalam usahanya.
Aspek sosial budaya
Misalnya
sebuah grup musik menjadi sangat terkenal tidak hanya di tingkat
nasional, namun sampai tingkat internasional berkat ketekunannya.
Aspek pendidikan
Misalnya seorang siswa lulus dengan nilai yang memuaskan berkat ketekunan dan belajar yang keras.
B. Pentingnya Prestasi Diri Bagi Keunggulan Bangsa
Kita
harus mampu mempertahankan hidup dalam kehidupan. Kita harus menjadikan
hidup lebih bermakna. Untuk itu, setiap manusia pasti memiliki berbagai
macam kebutuhan. Menurut Maslow, seorang ahli ilmu jiwa, manusia
memiliki 5 kebutuhan diantaranya :
- Kebutuhan dasar atau kebutuhan fisik yang menyangkut pemenuhan keperluan jasmani, seperti makan, minum, pakaian, perumahan, dan sebagainya.
- Kebutuhan rasa aman.
- Kebutuhan akan cinta kasih dan perhatian.
- Kebutuhan akan harga diri.
- Kebutuhan akan aktualisasi diri.
Untuk
memenuhi berbagai macam kebutuhan, manusia harus mengusahakan dengan
daya kekuatan yang dinilikinya. Setiap manusia harus berprestasi agar
tercapai hal berikut:
- Dapat memenuhi kebutuhanya sehingga dapat mampu mempertahankan hidup dan kehidupanya.
- Sebagai bentuk aktualisasi diri, setiap manusia perlu pengakuan atas keberadaanya (eksistensinya). Pengakuan tersebut diberikan oleh masyarakat, lembaga ataupun negara. Semakin tinggi prestasi seseorang, pengakuan masyarakat semakin tinggi pula.
- Memberi makna atau manfaat pada orang lain, bangsa dan negara. Manusia sebagai makhluk sosial dalam kehidupanya, selalu bersama orang lain dan saling membutuhkan.
- Memberi kepuasan batin kepada diri sendiri dan motivasi untuk lebih berprestasi. Manusia melakukan sesuatu untuk mengharapkan sesuatu hasil yang memuaskan.
Prestasi diri memiliki peran yang sangat penting bagi keunggulan bangsa. Peran prestasi diri sebagai berikut:
- Meningkatkan taraf hidup bangsa dan negara.
- Memperkokoh stabilitas nasional, persatuan dan kesatuan.
- Mengharumkan nama baik bangsa dan negara dimata internasional.
- Menjaga kedaulatan bangsa dan negara.
- Memiliki motivasi dalam mencapai tujuan hidup
Hal-hal
yang dapat mempengaruhi motif disebut motivasi. Jadi, motivasi
merupakan keadaan dalam diri seseorang yang mendorong perilaku kearah
tujuan. Dengan demikian, motivasi mempunyai 3 aspek yaitu sebagai
berikut :
- Keadaan terdorong dalam diri seseorang, yaitu kesiapan bergerak karena kebutuhan-kebutuhan, keadaan lingkungan dan keadaan mental.
- Perilaku yang timbul dan terarah karena keadaan.
- Tujuan yang ingin didapat (dituju) oleh pelaku
Orang
yang memiliki motivasi diri yang baik adalah orang yang memiliki
cita-cita dinamis, serta tekun mencurahkan diri dan kemampuannya untuk
menjadi cita-cita tersebut.
- Memiliki kreativitas
Kreativitas
adalah kemampuan mental dan berbagai jenis keterampilan manusia yang
dapat melahirkan pengungkapan yang unik. Orisinil, berbeda sama sekali
baru, efisien, tepat sasaran dan tepat guna.
- Memiliki optimisme yang realistis
Optimisme
yang baik adalah optimisme yang relaistis, yaitu optimisme yang masih
dalam jangkauan dan dimungkinkan untuk dapat dicapai.
- Memiliki kualitas mental dan etos kerja
Seseorang
yang memiliki kualitas mental dan etos kerja yang baik, tidak akan
tergantung dan terpengaruh orang lain sehingga prestasinya akan membawa
kedaiaman dalam hidupnya.
- Memiliki rasa percaya diri
Untuk membangun rasa percaya diri, kita harus menghilangkan rasa cemas, takut, dan sikap ragu-ragu pada diri kita.
D. Menunjukkan kesiapan untuk berkompetisi secara sehat
Beberapa sikap yang menunjukkan kesiapan untuk berkompetisi dengan orang lain secara sehat, yaitu sebagai berikut :
- Fisik dan mental yang sehat dan kuat
Orang yang secara fisik sehat dan kuat adalah seseorang yang selalu menghargai kesehatan.
- Memiliki cita-cita yang dinamis
Artinya
adalah seseorang yang berpikir jauh ke depan. Cita-cita dan tujuan yang
dinamis merupakan dua hal yang berbeda. Memiliki kecerdasan
- Percaya diri dan berdikari
Percaya
diri merupakan sikap yang penuh keyakinan pada dirinya, mantap dalam
melaksanakan aktivitasnya sehari-hari, tidak mudah terpengaruh ucapan,
tindakan atau perbuatan orang lain.
- Bertanggung jawab dan berani mengambil resiko
Bertanggung
jawab dalam arti mampu menyelesaikan tugas atau pekerjaan tepat pada
waktunya, menghindarkan diri dari sikap ingkar janji dan dapat
melaksanakan tugas sampai selesai.
- Ulet dan tekun
Ulet dalam arti tidak mudah menyerah (putus asa) walaupun dalam keadaan yang paling sulit.
E. Cara-cara untuk Mencapai Keberhasilan
Menurut Paul J. Meyer dari California, ada enam cara untuk mencapai keberhasilan :
- Menentukan tujuan yang ingin dicapai dengan jelas.
- Menyusun rencana untuk mencapai tujuan dan menentukan tenggang waktu yang diperlukan untuk mencapainya.
- Motivasi yang kuat untuk mencapai tujuan.
- Mengembangkan keyakinan pada diri atas apa yang diperbuat.
- Mengembangkan kemampuan untuk selalu setia pada rencana meskipun terdapat tantangan atau hambatan.
- Berpegang teguh pada prinsip “tidak pernah ada kesempatan yang datang dengan sendirinya kepada orang yang diam menanti di tempat”.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar